Park Yoo Mi
Lee Tae Min
Etc..
Part 1////
“Noona! Noona! Tunggu!!” teriak seorang laki-laki berbaju merah garis-garis dengan tinggi sekitar 175 cm berkali-kali sambil mengejar gadis didepannya yang tampak kesal.
“Noonnaaaa!!!!” teriaknya dengan keras hingga membuat kumpulan burung merpati yang hinggap di bangku taman sore itu, terkejut dan terbang kesana-kemari. Tapi, teriakannya kali ini membuat gadis itu berhenti dan ia pun segera mendekatinya.
“Noona, mianhaeyo.. ku mohon jangan lari lagi. Aku tak sanggup mengejarmu..” katanya terengah-engah. Tapi gadis itu tetap diam, bahkan tak mengubris sama sekali perkataanya.
“Noona….” Katanya dengan tampang yang sangat memelas.
“Tae Min~ah.. aku membencimu, tolong jangan dekati aku lagi..”
“Tapi! Noona…”
Tanpa menoleh sedikit pun, gadis itu pergi dan kemudian menghilang diantara kerumunan orang-orang.
***
YooMi POV
“YooMi… YooMi…” panggil omma didepan pintu kamarku.
“Ada telepon dari TaeMin, kata …. nya…”
“Ya! Eomma… katakan saja padanya! Aku membencinya… dan sangat membencinya…!!!” teriakku dengan kesal dan melempar barang-barang disekitarku kearah pintu.
Euh~ Lee Tae Min , adik kelas yang juga merangkap menjadi sepupuku ini, berubah pria yang sering membakar hatiku. Sebenarnya, kalau di pikir-pikir TaeMin adalah anak yang rajin, baik dan sopan, bahkan terlalu sopan. Terang saja~ Ibunya adalah pendiri sebuah sekolah kepribadian ternama di Korea, yah~ pastilah anak tunggalnya itu menjadi makhluk hidup yang sangat baik dan sopan seperti TaeMin. Padahal, aku tak terlalu soal bila TaeMin selalu bersikap sopan kepadaku., tapi…. Kalau harus menjalaninya lebih lama lagi, mana tahaannn~.
Ia selalu memanggilku dengan sebutan Noona, padahal kami cuma berbeda 3 hari. Dia lahir tanggal 18 Juli 1993, dan aku lahir tanggal 14 Juli 1993. Ya, maybe bagi orang sich wajar aja, apalagi aku adalah ‘kakak’ nya, tapi… aku jadi merasa lebih tua T,T. *Bolak-balik mandangin cermin *
Pernah suatu waktu, aku memintanya untuk berhenti memanggilku seperti itu, but yang terjadi malah dia yang nyeramahin aku dengan panjang lebar. Euh~….. Oh iya, pernah coba makan jajanan pinggir jalan? Uwwooo,,, Enak banget khan… Tapi apa coba yang dibilang TaeMin,
“Noona, kata mamaku jajanan kayak gini bisa merusak kesehatan”
Belum sempat aku mengajukan banding *jiiaaahh* ehh, dia udah buang semua jajanananku ketanah. Euh~
Tiap kali ia bersikap seperti itu, sungguh amat sangat membuatku kesal. Mungkin karna alasan kayak gini, omma sering bertengkar sama Mamanya TaeMin. Tapi, sehebat apapun mereka bertengkar, pasti bisa baikan lagi. Cckck.. mungkin udah soulmate kali yach..
Apa aku dan Taemin juga bakal kayak omma-omma kami??? Tapi kejadian hari ini… Aiissshhh… semakin dipikirin semakin membuatku pusing…
Kubenamkan mukaku dalam-dalam pada bantal… zzzzZZzzZz
***
Drrttdrrttt….♪♫♪ pyeongsaeng getae isselke I do neol saranghaneun geol I do…♪♫♪
“Handphoneku… Handphoneku… aisshhh dimana tuch…..”, kataku dengan bete ngobrak-ngabrik tempat tidur.
“Omo!*nepuk-nepuk jidat* tadi malem kan aku lempar… hehehe…”
“Euh~”, kataku ketika melihat inbox yang penuh ama sms-sms dari ‘adik’ku dan juga ribuan panggilan tak terjawab atas nama yang sama pula.
***
Hari ini, hari yang sangat kubenci… Senin. Saatnya menuntut ilmu di sekolahku tercinta…. “Akh~… pasti hari ini aku ketemu dia,” batinku
“YooMi!” aku pun menoleh mencari asal suara, dan kudapati Sun Ye melambaikan tangannya.
“Ohayoo Gozaimasu.., YooMi ku dengar kau bertengkar lagi yah sama TaeMin,, Omona~ kenapa lagi sich chin gu ku sayang..???”
“Ohayoo *dgn tdk semangat*, Aisshh.. ntar aja dech kuceritain,,,, masi pagi nich,,, ”
“Haha..^^… Iye deh non,,, jangan cemberut terus donk… lihat tuch lalat aja ogah deket-deket ma loe.. apalagi cowo… Haha..^^” katanya dengan tertawa mengejekku.
“Ya! Sun Ye!! Kujitak kau!!! ”
Belum sempat jitak kepalanya, Sun Ye udah tancap gas… Uwoo~~.. “Tak kan kubiarkan..” ucapku dengan geram.
“Sun… Ye!”.. eiitzz… bbuuukkk….braakk…aku menabrak seseorang.
“Oppss… Mianhaeyo, saya ga sengaja….” Ucapku sambil terus menunduk-nundukan kepala dihadapannya.
“Ne, Gwenchanayo… Hei, Kau… Park Yoo Mi khan???”
Aku pun mengangkat wajahku dan……. Hmm… Aku rasa aku kenal dengannya, tapi siapa ya??? Aduh pagi-pagi kog udah konslet kayak gini *mukul-mukul kepala* .
“I- ya… aku Park YooMi,,,, tapi.. maaf, aku agak lupa apa kita kenal / pernah bertemu sebelumnya??” tanyaku dengan gugup diringi suara detak jantung yang berirama sangat cepat.
Dia tak menjawab, hanya tersenyum tipis…. “Oh My God, Senyumnya…. Aisshhh.. Apa-apaan sich gue.. “, batinku yang norak banget..^^
Duk.,, “aduh!” kataku sambil ngelus-ngelus kepala… “Ih, sapa sich yang berani coba-coba mukul Park YooMi.” Ucapku geram sambil mengepalkan telapak tangan
“Hei Kau, apa kau tak mendengar lonceng dari tadi!!!! Lagi pula sedang apa kalian disini, pacarannya dilanjutkan sepulang sekolah saja. Sudah, masuk kedalam kelas kalian masing-masing” teriak penjaga sekolah dengan tampang sangarnya
“Mwo???? ” kataku dengan mata melotot
“apa? kau mau dipukul lagi??”
“Eh iya pak, eh.. nggak- nggak.. ya udah dech aku kekelas… Daghh..”
Kulambaikan tangan kearahnya, dan dia melambaikan tangannya juga dengan masih tersenyum. Aisshhh…. Senyumnya~…. Akh.. Pabo! Napa si aku hari ini…
***
To Be continued
{SIAPAKAH SEBENARNYA COWOK ITU, N BAGAIMANA NASIB TAEMIN??? TRUSS SUN YE??? APAKAH NANTI AKAN DIJITAK OLEH YOOMI??? TUNGGU DI PART 2.. OKEHH^^}
0 comments:
Post a Comment