Tuesday, May 5, 2009

My Lovely Sweetheart♥ PART.2

Part 2////

AUTHOR POV

“Dhar!!!” teriak SunYe yang ke 30 kalinya ini akhirnya mengejutkan YooMi yang dari tadi cuma bengong.

“Ya! SunYe~ah… kau menyebalkan” YooMi memukul sahabatnya itu dengan pelan.

“YooMi~ah.. kau baik-baik saja?? Kog dari tadi diem aja?? Ada apa sih dengan mu hari ini? Biasanya kau selalu teriak-teriak ga jelas kalau udah jam istirahat kayak gini..” kata SunYe sambil mengelus-ngelus kepalanya.

“Akh~ Entahlah… ke kantin aja yuk, laper nich…” kata YooMi dengan senyumannya yang indah. *Narsis.tv^^*

***

TaeMin POV

“Mwo??? Aisshhh… TaeMin! Kau ini sungguh bodoh~ Kenapa kau membuatnya marah lagi… dodol akh~…” ucap hyung-ku, lee dong hae yang terkejut ketika kuceritakan kejadian kemarin. *saking terkejutnya, makanan dimulutnya pada muncrat…*

“Hyung, jangan begitu… itu tidak sopan~” kutawarkan tissue padanya.

“Aisshh… TaeMin,,, sebaiknya kau kurangi mendengar ceramah ibumu… Itu sudah sangat mengontaminasi otakmu…” katanya sambil mencomot tissueku dan kembali makan

“fiuh~… aku …… hmmm…. Apa noona masih bisa memaafkanku hyung~?”

“Park Yoo Mi,,, hmm…” *pose mikir*. “Aha! Tenang saja TaeMin~ah…. Dalam 25 menit dia pasti akan memaafkanmu..”

“Mwo?? Kog bisa???” tanyaku keheranan

“Liat aja disana…^^” kata DongHae hyung dengan wajah yang cerah menunjuk satu titik dibelakangku.
Aku pun berbalik dan….. kulihat Noona dan temannya berjalan kemari,,, omo! Noona makin cantik saja, sejak terakhir kali aku melihatnya.

“aduh hyung~ teruss…. Aku harus gimana nich….???? ” tanyaku gugup

“aissh.. pabo… tenang aja..^^” donghae hyung mengembangkan senyumannya,, membuat aura tampannya menjadi semakin terlihat.

“Yaa!!! YooMi!!! SunYe!!! Haiii!!!” teriak donghae hyung melambai-lambaikan tangannya.

Aisshh hyung lebay!, kenapa? aku tak tau harus bagaimana, aku hanya duduk dengan muka tegang. Bingung, dan sekaligus takut, membayangkan muka Noona yang akan marah untuk kesekian kalinya.

***

YooMi POV

“YooMi, gimana nich, kita duduk dimana?? Apa kita makan dikelas saja??”
“Ngga akh~ malez..” jawabku ogah-ogahan.
“Lha~ terus kita mo makan dimana?? Di lantai??” ucap SunYe kebingungan.
“Jalan dulu dech, siapa tau ada tempat kosong buat kita berdua…”

“Yaa!!! YooMi!!! SunYe!!! Haiii!!!” teriak seorang pria tak jauh dari kami.

“Itu DongHae oppa! Kyyaaa… YooMi~ah apa rambutku berantakan… ya ampun, oppa… ganteng sangadh ya..” kata SunYe dengan centilnya.

Tak heran ci, sudah jadi rahasia umum kalo sahabatku ini menyukai DongHae oppa. SunYe menyukai DongHae oppa sejak masih SMP, dan hebatnya CiDaHa (Cinta Dalam Hati) nya ini berlanjut sampai ke SMA. Kau tau apa yang selama ini menghiasi hati, kamar, dompet, buku, bahkan di bawah bantalnya… tentu saja wajah DongHae oppa ini… Tapi, sampai sekarang.. SunYe tetap tak berani menyampaikan perasaannya.

“Hmm.. Kim SunYe, kenapa kau bisa menyimpan perasaanmu selama ini ..” gumamku.

“Mwo?? Kau bilang apa Yoomi??”

“Ah~ ga pa pa kog.,, yuk, kita dipanggil prince mu tuwch…jangan-jangan dia mau bilang I love u ,lagi.. haha” kataku ketularan centil

“Aiiihh… YooMi^^” cubitnya dengan muka merah merona.

***

“Ya oppa, kenapa oppa memanggil kami,. Jangan bilang mau nembak Sun….. aduhh..” kata-kataku terhenti saat SunYe menginjak kakiku… haha, wajahnya kelihatan merah banget.

“Kalian pasti ga kebagian tempat kan.. Ya udah disini aja, masih muat kog buat 2 orang” kata oppa sambil menebarkan senyumannya yang semakin membuat SunYe klepek-klepek.

“Gumawo oppa, dengan senang ha..” kata-kataku kali ini terhenti lagi tapi bukan karna SunYe,, tapi karna sesosok pria di hadapan donghae oppa yang menunduk memandangi spaggeti nya.

“Ya, Sunye~ah.. kita makan dikelas saja…’’ kutarik tangan sunye yang dari tadi senyum-senyum ga jelas.

“Aigoo~ YooMi~ah.. aku males ke kelas.. lagian aku udah laper berat nich.. Ya udah dec, makan disini aja yach..” ucapnya dengan muka memelas.

“ee…”
Belum sempat berkata-kata.. SunYe yang penuh energi karna cinta itu mendorongku ke kursi yang tepat, disamping ‘adik’ ku yang masih memandangi spagetinya.

TaeMin POV
“Tenang saja TaeMin~ah…. Dalam 15 menit dia pasti akan memaafkanmu..” kata-kata Donghae Hyung masih bergema didalam pikiranku… mudahan saja itu terjadi.

“sstt.. TaeMin~ah, mereka sudah mendekat tuch” bisik hyung.

Omo! Waduh, aku mesti ngapain nich. Nutupin muka pake menu,,, akh~… ntar wajah gantengku ga keliat lagi… *sempet-sempetnya narsis*,,, aiiihh… mandangain spageti aja deh… -~-‘
Kudengar Donghae Hyung bercakap-cakap dengan Noona dan temannya. Tapi aku tak bisa mencerna perkataan mereka,, seluruh inderaku mati rasa karena rasa gugupku lebih mendominasi otakku sekarang. Aihh,,, aku hanya bisa memandangi spagetiku.

Bruk~ suara ini mengejutkan ku. Karena penasaran dengan apa yang terjadi, kuputuskan menoleh kearah kanan.. Dan,,,

“Noona…” kataku terperangah melihat seorang gadis yang jatuh terduduk di sebelah kursiku.

“Noona.. apa kau baik-baik saja?” aku pun mendekat dan membantunya berdiri.

“YooMi~sshi, mianhae… hehe.. ini diluar dugaan..” ucap teman noona yang baru kuketahui bernama Kim Sun Ye, ikut membantunya berdiri sambil berulang kali membentuk tanda V dgn jari-jarinya.

Wajah noona seketika berubah dan ia pun berteriak kesal.

“Aiiioooohhhh!!!!! Aiiissshhh.. Pabo!! SHIT..!!! Arrghh! Kalian ini!!!!! Arggghhhhhh!!!!!!!”

“No on a,,,” kataku terbata- bata

“Kau! TaeMin~ah….. arrrrrrrrrgggghhhhhh!!!!!! Aku sangat membencimu!” ucap noona dengan bulir-bulir air mata yang jatuh membasahi pipinya.

“Noona…. Mianhae, kumohon maafkan aku soal kejadian kemar….”

“Ya! YooMi~ah.. maafkan saja dia lagipula bukannya yang mendorongmu tadi itu aku???!!” potong SunYe noona dengan ekspresi mukanya yang aneh.

Noona terus menangis, aku pun memberanikan diriku berlutut di hadapannya.

“Noona, aku tau aku salah.. Kumohon maafkan aku, karna aku… benar-benar mencintaimu..”

Deg- aku mengucapkannya… deg-deg.. detak jantungku makin tak menentu saat kulihat wajah noona terangkat dari kedua belah tangannya.

Dengan tangannya yang basah itu, dipegangnya kepalaku dan…… PLAAKKKQQ!!!!
“Ya! TaeMin~ah! Kau gila ya! Aku inikan kakakmu.. lagipula tak lucu kalau kau terus mengatakan lelucon yang garing itu… hehe..”

Senyum noona yangindah itu pun kembali kulihat

“Hehe.. jadi ga lucu ya.. wkk.. tapi sekarang noona udah maafin TaeMin khan?” kataku dengan manja sambil mengelus-ngelus kepalaku yang dijitak oleh noona.

Euh~ noona-noona,. Walau kecil tapi tenaganya besar juga ya.. Kepalaku jadi sakit bin benjol tingkat 3 kayak gini.

“Taemin! Hoho.. gemana? Apa yang aku bilang? Hehe… berhasil hanya dalam 25 menit khan… nich- pas banget.. hohoho…” kata DongHae Hyung memperlihatkan jam tangan Sport merk.Swiss-nya yang berkilau-kilau.

“Ada apa nich? Oohh… kau menjadikanku barang taruhan ya??” Noona melotot padaku.

“Akh~ nggak kog_itu_anu..”

“Iiihhh… TaeMin! Huh~” Nona memalingkan wajahnya,

“Aisshh… Noona kumohon jangan marah lagi,, pliss…akan kulakukan apapun untukmu..” kataku memelas.

“Apapun?! Okeh sekarang abisin ini!” Noona menyodorkan semangkuk cabe merah *terinspirasi cabe-cabe indah di EHB..hehe*

“Mwooo????!!!” *shock setengah mati*

hyung~ gemana nich… bisikku sambil melirik kearah donghae hyung yang malah ketawa-tawa sampai-sampai mengeluarkan airmata.

Glek` mamppuslah aku…. *pandanganku berubah kelam , yang kulihat hanya noona dengan tampang sadiznya membawa cabe merah segede tangannya..*

To Be continued
{APAKAH YANG KAN TERJADI PADA TAEMIN????!!!! AKANKAH YOOMI BERBAIK HATI UNTUK MEMBATALKAN KEMAUANYA ITU ATAU MALAH TETAP BERSIKERAS?? DAN SIAPAKAH SEBENARNYA COWOK YANG DITABRAK YOOMI TADI PAGI *mian ‘dy’ ga muncul di part2 hehe..* .. TUNGGU DI PART 3!!!!!!!!}
This entry was posted in

0 comments:

Post a Comment