
Aku baru aja selese baca komik Kitchen Princess...
And.... w suka banget tokoh Akane,,.,, n,,, asyiknya lagi diakhir komik ntuh~
ada Special page buat Akane,, yah.. cerita tambahan gitu... ^^
asyik loch...
Akane , i Love U.... LOL
AKANE LOVE STORY *judulx w yang bikin*
Desember, hari Natal….
Januari, Tahun Baru…..
Februari, Valentine day…
Maret, White day….
Ada banyak saat-saat romantis bagi sepasang kekasih.
Dan, April.. ada aku yang nggak terkait dengan percintaan seperti itu.
“Asyiknya jadi pasangan bodoh… senyum-senyum sendiri sambil melihat e-mail dari Najika” ucapku pada Daichi.
“Hei! Aku membukanya gara-gara kamu bilang mau lihat tahu!!!” balasnya.
Saat ini, Najika sedang ikut acara “”Training Patissier Junior” yang direncanakan oleh Kishi. Dan selagi disana, dia sulit dihubungi. Benar-benar sarang macan.
“Wah….. benar-benar hebat, ya…..” ucapku terkagum-kagum saat melihat e-mail dari Najika.
Dan, Seiya Mizuno yang memenangkan kompetisi patissier junior tingkat dunia mendapat keistimewaan sebagai pemenang untuk tetap tinggal di Paris. Dan mendapat bimbingan dari Patissier terkenal.
Mereka berdua berjalan maju mengejar impian…
Dan entah kenapa, aku merasa seperti ditinggalkan …. Rasanya sepi.
“Daggh” ucapku
“Daggh” jawabnya.
Drrrttt… tiba-tiba Handphoneku berbunyi..
“Halo?”
“Akane?” ucap seseorang disana.
“Seiya?? Lama nggak kontak, kamu baik-baik saja?” tanyaku pada Seiya, yangs edang menelponku sekarang.
“Yah… begitulah~….. Hmm… Dengar dech! Profilku dimuat di “Petit Muchelin” lho!” ucapnya dengan semangat.
“Apa?! Majalah yang sangat terkenal itu?! Hebaaat!!! Iya!! Pasti! Aku pasti akan melihatnya” ucapku setengah berteriak.
“Oh iya.. Dalam waktu dekat, aku akan pulang ke Jepang… Dan aku akan mentraktirmu..” ujarnya.
“Eh?” tanyaku singkat
“Ingat ga? Di hari kompetisi… kamu menelponku kan? Dan seperti biasa kita bertengkar… berkat itu aku jadi bisa rileks dan menang. Karena itu , aku mau berterima kasih.. “ jelasnya.
“Oohh… kalau begitu, aku nggak keberatan ditraktir..” ^^
“Oke, tunggu ya! Daggh…”
“dagh..”
Jadi, dia akan pulang ke Jepang..
“Baiklah! Aku akan berusaha… Aku pun punya impian untuk jadi model Internasional! Semangat!”
*****
“Akane~ belakangan ini, kamu berusaha keras ya”
“Iya! Aku lagi semangat! Manajer, ambil pekerjaan yang banyak ya!!” ucapku berapi-api.
“Akhirnya kamu bersungguh-sungguh! Padahal sebelumnya kamu selalu bersikap egois dan bilang ngga mau majalah itu, atau nggak mau potografer itu” kata manajerku dengan mata berkaca-kaca.
“Ukh~ TT” jawabku.
Saat dia pulang nanti, kau nggak mau diperolok-olok karena hanya aku yang ngga berubah..
*****
Beberapa hari kemudian…
“apa?! Pekerjaan di TV?” ucapku penuh Tanya.
“Iya, ini luar biasa! Kamu akan muncul di acara ‘Tetsuya No Heiya’ sebagai model belasan tahun yang terkenal”
“Itu acara Talk Show yang sangat terkenal., kan? Ke, kereeeenn.. “
“Terus, acara itu ingin tahu soal kebiasaan makan seorang model. Mereka ingin kamu memperkenalkan makanan pencuci mulut buatanmu” kata manajer.
“Hah?! Buatanku???” ucapku kaget.
“I, itu mustahil! Aku sama sekali nggak bisa masak!!” ucapku lagi..
“Tapi, soal itu sudah diputuskan… kalau nggak bisa akan dioper keorang lain….. Hei! Kamu punya teman yang jago masak, kan? Kenapa ga minta dia untuk mengajarimu membuat makanan pencuci mulut buatan sendiri yang sehat?”
“Oh iya! Ada Najika!!” ucapku kesenangan.
*****
Khh… Tapi sekarang aku nggak bisa menguhubungi dia…
“Bagaimana dong?”
Yang ada.. mungkin dia bakal bilang jangan bergantung pada orang lain, tapi….
“Seiya?”
“Hai, ada apa??” jawabnya..
“eee… eeee… Gimana keadaanmu?”
Duch, susah ngomongnya.
“Sibuk banget, sudah ada pembicaraan kalo restoran bintang 3 ‘Miel Robuchon’ mau memakai makanan penutup buatanku. Hebatkan?? ….. Dan sepertinya ini bukan saat yang tpat untu pulang ke Jepang”
Apa?? Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya.
“Ta,tapi.. katanya kamu mau mentraktirku…” gumamku
“Hebat kan? Oh, iya kamu mau ngomong apa??”
“MAKANLAH ROTI PRANCIS SEUMUR HIDUPMU DISANAAA!!!!!”
Tiit…. Kumatikan handphoneku dengan segera.
Drrrrtttt… Seiya menelponku balik.
“Dasar tukang bohong! Ngga akan kuangkat!!...hikss… T^T”
Bukan… bukan itu yang ingin kudengar… Bodoh!
*****
@ Kantin fujita
“Sepertinya pak fujita nggak bisa juga ya??”
“Nggak ada Najika, aku sibuk banget…. Jadi tolong jangan tambah lagi… “ ucapnya kelelahan.
Mama melarangku memakai dapur dirumah karena pernah bikin berantakan, jadi kalau begini… nggak ada pilihan selain mengatasinya sendiri. Selama ini, aku menemani Najika dan melihat beberapa masakan.. Kalau mencoba , pasti bisa! Pasti bisaa!! Dan….. *Dooeeenggg* GAGAL TOTAL!!!! .. Semua makanan yang kubuat hanya berakhir di bak sampah. ToT
“Akane! Kita beli kue di pasar saja!! “ ucap manajer yang tiba-tiba datang.
“Eh?”
“Bilang saja kamu yang membuatnya, tak apa!”
Hmm.. benar juga.. Aku tak ingin kehilangan pekerjaan besar seperti ini.
*****
HARI SYUTING
“Akhirnya beli deh~” gumamku.
“Nona Akane, Mohon kerjasamanya ya.. “ ucap produser yang mendatangiku ke back stage.
“Iya, saya juga..”
“Itu makanan penutup buatanmu?” tanyanya.
“eh.. ehh.”
Apa aku yakin dengan ini semua? Berbohong..dan berbuat curang soal makanan. Apa aku yakin? Jangan.. Aku gak bisa..
“Maaf, saya….”
“Ini, ada yang ketinggalan..” Ucap seseorang yang menepuk pundakku. “Makanan penutup buatan sendiri”
Seiya….
“Wah, pudding wijen hitam.. sepertinya enak…” uca sang produser dan kemudian berlalu meninggalkan kami.
Seiya… nggak mungkin..
“Ke… kenapa??” ucapku
“aku dengar dari Pak Fujita, katanya kamu lagi kesusahan”
“Bukan soal itu! Sini sebentar!” ucapku sambil menarik tangannya.
“Bukankah seharusnya kamu nggak pulang kesini?”
“Harusnya ya begitu…Tapi, setelah itu… Kamu sama sekali gak mengangkat telpon dariku.. lalu, entahlah.. Tapi, aku jadi ingin sekali mendengar seuaramu.. Dan bertemu denganmu..”
Waktu itu, saat dia bilang sekarang bukan saat yang tepat untuk kembali ke Jepang,. Aku jadi sedih dan ingin menagis. Pasti, aku pun…
“Aku juga, ingin ketemu kamu… Aku sangat.. sangat… ingin ketemu kau… “ ucapku tak kuasa menahan air mataku.
“huu… gara-gara kamu, make-up ku jadi rusak” ucapku lagi.
Dan tiba-tiba.. .Seiya mendaratkan bibirnya kebibirku.. Deg-deg… aku tak dapat berkutik dan…
“Huwaaaa!!! Apaaa yang kamu lakukan?!!” Teriak Seiya.
“Ha!!! Harusnya aku yang ngomong begitu tahu! Dasar jelek!!!
“Aku… nggak bisa menahannya, tahu…!!! Habisnya, kamu terlihat cantik banget..!!”
Tak bisa kubayangkan semerah apa wajah kami berdua sekarang…
“Akane, Apa kamu tau sekarang hari apa?”
“Hari ini…. 14 April?”
“Ya, black day.. Dikorea, bulan Februari ada Valentine day, bulan Maret ada White day… dan dibulan April ada Black day. Black day adalah hari untuk orang-orang yang gak punya pacar berkumpul, memakai baju hitam.. dan saling menghibur, sambil makan mie ja-ja hitam… Kamu dan aku sama-sama orang yang tercampakan , sama-sama orang yang kalah… Jadi ini adalah Black day ala aku…”
“Kita makan sama-sama dan menghilangkan kesedihan karena ditolak, ayo optimis!” ucapnya sambil memberikan 1 gelas pudding kepadaku.
Aku, sungguh tak mengerti dia.. Suka maksa dan semaunya.. Tapi, kebaikannya bikin aku deg-degan… Tapi , mungkin itulah , yang membuatku tertarik..
“Kayaknya, tahun depan aku gak akan ikutan Black day lagi, deh…” ucapku sambil menikmati pudding wijen hitam.
“Aku juga” ujarnya.
Siiiinnngggg… tiba-tiba suasana jadi hening.. kami saling menatap dan kemudian tertawa bersama-sama..
Ya, karena kedepannya… Aku juga ikut dalam acara-acara romantis.. Hanya kami berdua, Aku dan Seiya..
Selesai
aku suka banget ma ni cewe,,,.., ^^
duch mana Seiya tu keren.... aiih.... iri!iri!
Oh iya~ ni cerita sengaja w curahkan dalam bentuk ff .. hehe...
*adudd,,. browsing foto akane kog kaga dapet2 ya... argggh*
0 comments:
Post a Comment